Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengoperasikan Transjabodetabek B51 rute Cawang-Cikarang pada Rabu (11/2).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rute tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus berkontribusi secara signifikan dalam meminimalisir kemacetan di jalur Cikarang hingga Jakarta Timur.
"Tadi hari ini, hari Rabu, secara resmi kita sudah membuka dari Trans Jabodetabek B51 dari Cawang ke Cikarang sudah resmi dibuka dan ini merupakan aktivitas yang menghubungkan, yang memberikan kontribusi kemacetan yang signifikan antara Cikarang sampai dengan Jakarta Timur," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute B51 beroperasi setiap hari, Senin hingga Jumat, dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB dengan tarif normal Rp3500. Sedangkan harga tiket pada pukul 05.00 -07.00 WIB dikenakan Rp2000.
Pada tahap awal, Pemprov DKI menyiapkan 14 armada bus low entry yang melayani lintasan sepanjang kurang lebih 89,05 kilometer dengan 11 titik pemberhentian.
Waktu tempuh rute dari Cawang-Cikarang yakni 108 menit sementara rute dari Cikarang-Cawang yaitu 105 menit.
Layanan ini memiliki headway atau jarak kedatangan antarbus 10 menit pada jam sibuk dan 20 menit pada jam non-sibuk, dengan potensi penumpang mencapai 1705 orang per hari.
Adapun terdapat 11 titik pemberhentian terinci tiga titik pemberhentian di wilayah Jakarta meliputi Cawang Sentral Polypaint, Cawang Sentral, dan Pool Taksi Cawang.
Sementara delapan titik di luar Jakarta antara lain Hollywood Junction, Kedasih, Kasuari, Living Plaza Cikarang, Boulevard Arcade, Jalan Industri Raya 1, Jalan Industri Raya 2, dan Cafe Walk.
Sementara itu, untuk Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta, Pramono mengaku masih mempersiapkan dan mematangkan rute tersebut.
"Kami sedang mempersiapkan dan mematangkan. Secara prinsip Kementerian Perhubungan sudah memberikan izin, tetapi memang akan ada beberapa halte baru yang harus disempurnakan," ucapnya.
Ia menargetkan rute tersebut dapat beroperasi sebelum Lebaran agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama menjelang arus mudik.
"Nanti kalau sudah ini, yang jelas target saya, saya sudah menyampaikan kepada Dinas Perhubungan dan juga TransJakarta harus bisa sebelum Lebaran supaya membawa manfaat bagi masyarakat," kata Pramono.
(nat/isn)

3 hours ago
3














































