Pramono Batasi Pengolahan Sampah di RDF Rorotan Jakut

4 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons keluhan warga terkait memburuknya kualitas udara di area fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara.

Pramono menginstruksikan jajarannya untuk langsung mengurangi volume pengolahan sampah apabila dampak polusinya sudah melewati batas wajar yang ditargetkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu ambang batasnya terlampaui, maka saya minta untuk diturunkan kembali," ujar Pramono di kawasan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (16/3).

Ia menegaskan bahwa operasional fasilitas tersebut tidak boleh mengorbankan kenyamanan warga sekitar, sehingga penerimaan serta kesehatan masyarakat tetap menjadi tolak ukur yang paling utama.

"Karena bagaimanapun bagi saya yang paling utama adalah masyarakat bisa menerima itu," ujar Pramono.

Untuk memastikan lingkungan tetap aman, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan pemantauan kualitas udara di kawasan RDF Rorotan dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, volume olahan sampah di RDF Rorotan saat ini sengaja ditahan di bawah target maksimal demi menjaga stabilitas udara sembari membenahi sistem logistik yang ada.

Seiring dengan perbaikan tata kelola pengangkutan, Pramono berharap fasilitas ini nantinya bisa mencapai target produksi secara aman tanpa memicu polusi.

"Dan relatif sekarang ini selalu bertahan di angka antara 700, 800 ton dan sebagainya. Persoalannya memang salah satunya adalah pengangkutan, dan pengangkutan sudah tertangani lebih baik," jelas Pramono.

"Mudah-mudahan Rorotan segera bisa beroperasi normal dengan kapasitas yang sekarang ini ditargetkan adalah 1.000 ton per hari," sambungnya.

(fra/kna/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |