Solo, CNN Indonesia --
Polresta Surakarta membantah pihaknya menahan dua demonstran saat aksi di depan Kantor DPRD Kota Solo, Jumat (12/6). Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo di depan massa aksi demo.
Pantauan CNNIndonesia.com, Catur berjalan menuju kerumunan massa sesaat sebelum membubarkan diri. Kedatangan Catur disambut oleh salah satu mahasiswa yang memandu aksi.
"Teman-teman, ini ada Bapak Kapolresta Surakarta di tengah-tengah kita. Mari kita tanyakan kenapa dua rekan kami tadi ditangkap," kata mahasiswa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada yang ditahan, tidak ada yang diculik," kata Catur, menjawab singkat.
Ia lalu berjalan meninggalkan massa.
Lebih lanjut, Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani memastikan pihaknya sama sekali tidak melakukan penahanan terhadap peserta aksi.
"Kita luruskan bahwa beredar kabar yang dinarasikan tadi ada yang kita amankan. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada," kata Lingga usai aksi.
"Semuanya massa aksi saat ini sudah mulai membubarkan diri dan tidak ada satu pun yang diamankan oleh Polresta Surakarta," lanjutnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi di depan DPRD Kota Solo, Jumat (12/6) memanas setelah polisi menciduk dua peserta aksi.
Salah satu saksi mengaku melihat dua orang demonstran dibawa menjauh dari kerumunan massa. Insiden tersebut kemudian memicu amarah massa.
Para demonstran yang awalnya menyerukan perbaikan ekonomi beralih mendesak polisi untuk membebaskan rekan mereka.
Massa yang berkumpul memenuhi Jalan di depan DPRD Kota Solo pun terpecah. Sebagian mendatangi Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo di gerbang DPRD.
"Bebaskan kawan kami," teriak massa.
(syd/lom)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
7















































