Serang, CNN Indonesia --
Hubungan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menjadi tegang setelah momen halal bihalal Idul Fitri 1447 H dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Kabupaten Lebak, Banten, Senin (30/3) pagi.
Ketegangan hari ini bermula ketika Hasbi berpidato di hadapan ASN, menyinggung Amir yang kerap memanggil para pejabat di lingkungan pemkab itu untuk bertemu. Menurut Hasbi, hal itu tidak diperkenankan dan melanggar Pasal 66 UU ASN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum selesai sampai situ, Hasbi kemudian menyindir Amir Hamzah beruntung bisa menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak. Apalagi, sambung dia, dengan posisi Amir yang merupakan eks napi.
Amir Hamzah diketahui pernah kena jeratan hukum KPK dalam kasus uap sengketa Pilkada Kabupaten Lebak 2013 bersama Tb Chaeri Wardhana alias TCW dan eks Ketua MK Akil Mochtar. Dalam kasus itu dia dia dijatuhi vonis penjara 3 tahun 5 bulan oleh majelis hakim pada 21 Desember 2015.
"Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Kalau enggak penghargaan. Mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi, artinya itu sebuah prestasi," ujar Hasbi.
Sementara itu, Amir Hamzah tak setuju dengan apa yang dilakukan Hasbi. Ssaat acara halal bihalal di Pendopo Kabupaten Lebak, dia berusaha mengingatkan Hasbi yang usianya lebih muda dibandingkan Amir.
Namun, langkahnya dihentikan para pegawai dan keluarganya yang hadir. Diduga tak terima dengan perkataan Hasbi, Amir memilih pergi dari kantor bupati dan pulang ke rumah bersama keluarganya.
Menurut Amir pernyataan bupati itu merupakan sebuah bentuk penghinaan ke dirinya.
Amir mengatakan ucapan Hasbi dinilai tidak layak sebagai bupati, karena menyinggung sisi pribadi dan dilakukan di hadapan banyak orang.
"Misal di dalam pidatonya Pak Bupati nyebut ke saya, Si Amir ke dinas, nyebut elu, tapi saya anggap itu ketidaksopanan yang masih dianggap wajar. Tapi ketika dia nyebut Si Amir mantan narapidana masih untung jadi wakil Bupati, itu kan penghinaan pribadi," kata Amir Hamzah, kepada wartawan di kediamannya kemudian
Amir bercerita bahwa Hasbi sudah berulang kali melakukan hal serupa, namun dia masih bisa bersabar menghadapi Bupati yang usianya lebih muda dibanding dirinya.
"Jujur saya terhina karena di khalayak umum dia bicara pribadi dan enggak ada kaitan dengan pekerjaan. Ini sudah kedua kalinya, dan ke beberapa dinas udah cukup sering ngomong bahasa yang tidak layak disampaikan saat rapat," jelasnya.
(ynd/kid)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
3

















































