Jakarta, CNN Indonesia --
Balita perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah terjebak kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas.
"Iya, satu unit rumah panggung hangus terbakar, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar serta balita berusia 4 tahun 10 bulan meninggal dunia," kata Kadis Damkar Maros, Jufri Samad, Kamis (18/6).
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros mendapatkan informasi tersebut, Kamis (18/6) sekitar pukul 01.40 WITA, langsung mengerahkan sejumlah armada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengendalikan api," ujarnya.
Ketika api membesar, keluarga korban panik dan berusaha menyelamatkan diri. Kemudian ayahnya tidak menyadari anaknya yang masih berada di dalam rumah saat api membakar rumahnya.
Jufri juga mengakui sang ayah sedang menonton pertandingan bola piala dunia 2026 saat kebakaran berlangsung.
"Mereka panik, karena kebakaran mereka tidak sadar spontan keluar, dia lupa anaknya. Tidak sempat (selamatkan korban), karena dia keasyikan nonton bola juga," ungkapnya.
Menurut Jufri, setelah petugas memadamkan kobaran api, balita yang merupakan anak dari pemilik rumah inisial CAJ ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Satu korban meninggal dunia, tiga penghuni rumah lainnya selamat," katanya.
Adapun dugaan awal penyebab kebakaran tersebut akibat kebocoran regulator tabung gas. Namun, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui pasti penyebabnya.
(mir/dal)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
13

















































