KLATEN – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Sanggrahan, Sertu Heri Mulyatno dari Koramil 09/Prambanan jajaran Kodim 0723/Klaten melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga dalam pembuatan jembatan sementara di Dukuh Tegal, Desa Sanggrahan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, guna memulihkan akses penghubung antar wilayah yang rusak akibat tergerus arus deras saat hujan lebat. Minggu (1/3/2026)
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Sanggrahan dengan Desa Taji. Kerusakan yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, pendidikan, maupun kegiatan perekonomian lainnya.
Sertu Heri Mulyatno menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada rakyat.
“Kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap kesulitan warga binaan. Dengan dibangunnya jembatan sementara ini, kami berharap masyarakat Desa Sanggrahan dan sekitarnya dapat kembali beraktivitas dengan lancar dan aman, ” tegas Sertu Heri Mulyatno.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus dipelihara melalui aksi nyata di lapangan. TNI akan selalu hadir membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan, ” imbuhnya.
Kegiatan gotong royong tersebut turut dihadiri Kepala Dusun Bambang, Bhabinkamtibmas Aipda Temy Hari, Relawan Prambanan, serta warga sekitar Desa Sanggrahan yang bersama-sama bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan sementara tersebut.
Kepala Dusun Bambang mengapresiasi peran aktif Babinsa dan seluruh unsur yang terlibat.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kehadiran Babinsa bersama seluruh pihak yang membantu. Pembangunan jembatan sementara ini sangat membantu masyarakat karena akses menuju Desa Taji kini sudah bisa dilalui kembali, ” ujar Bambang.
Dengan selesainya pembuatan jembatan sementara, harapannya akses penghubung antar desa kembali dapat digunakan sehingga roda perekonomian dan aktivitas warga dapat berjalan normal. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, aparat kepolisian, relawan dan masyarakat dalam menjaga kebersamaan serta ketahanan wilayah. (Red)

18 hours ago
3










































