KARANGASEM - Di balik hiruk pikuk pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 Kodim 1623/Karangasem, tersimpan kisah haru dari seorang warga sederhana yang akhirnya bisa merasakan arti hunian layak. Darmada (60), petani kebun asal Banjar Dinas Putung, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, tak kuasa menahan rasa syukur saat rumahnya mulai direhabilitasi oleh Satgas TMMD, Minggu (26/04/2026).
Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, ratusan personel Satgas bersama warga setempat terus mengerjakan berbagai program secara serentak. Setiap pagi, kegiatan diawali dengan apel pengecekan dan pembagian tugas untuk memastikan seluruh sasaran, baik fisik maupun non-fisik, berjalan sesuai rencana.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rumah milik Darmada menjadi salah satu sasaran utama. Dengan ukuran 4x6 meter, progres pembangunan kini telah mencapai sekitar 20 persen.

Di sela-sela aktivitas pembangunan, Darmada menyampaikan rasa terima kasihnya dengan suara lirih penuh haru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD ke-128 karena sudah membantu memperbaiki rumah saya, ” ungkapnya.
Bagi Darmada, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan harapan baru untuk hidup yang lebih layak dan nyaman di masa mendatang.
Komandan SSK TMMD ke-128, Kapten Inf I Wayan Sadra, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan bagian dari program unggulan TNI Angkatan Darat yang diinisiasi langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
“Program RTLH ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain ini, masih ada sejumlah program unggulan lain yang juga akan kami jalankan secara bertahap, ” tegasnya.
Ia menambahkan, selain rumah milik Darmada, terdapat beberapa unit RTLH lain yang akan dikerjakan secara bertahap selama pelaksanaan TMMD berlangsung. Meski baru berjalan lima hari, progres di lapangan menunjukkan hasil positif berkat kerja sama solid antara Satgas dan masyarakat.
Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam setiap proses pembangunan. Warga terlihat aktif membantu, mulai dari mengangkut material hingga terlibat langsung dalam pengerjaan rumah. Kebersamaan tersebut semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Program TMMD ke-128 di Karangasem tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan solidaritas. Bagi Darmada dan warga lainnya, kehadiran Satgas TMMD menjadi simbol nyata bahwa negara hadir untuk membantu mereka meraih kehidupan yang lebih baik.
(Agung)

4 hours ago
3

















































