Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota TNI, Sertu MB, di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sertu MB diduga mencabuli siswa sekolah dasar (SD).
Sertu MB disebut kabur saat diperiksa dan saat ini masih belum ditangkap. Sementara korban mengalami depresi berat.
"Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan," ujar tante korban berinisial VN mengutip detikcom, Selasa (5/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
VN menuturkan kondisi mental korban terus memburuk. Selain itu, korban kini cenderung menutup diri dari orang-orang di sekitarnya.
"Sudah ada pendampingan dari psikolog anak, tapi belum ada perubahan signifikan. Makanya sekarang terus didampingi dan kami berharap ada perkembangan yang lebih baik," ujarnya.
Kabur saat diperiksa di Kodim
Sertu MB sempat diamankan ke Kodim 1417/Kendari usai diduga mencabuli korban di rumahnya, Selasa (14/4) lalu. Namun terduga pelaku kabur saat proses interogasi di Kodim Kendari.
Dandim 1417/Kendari Letkol Arm Danny AP Girsang pun menyampaikan permohonan maaf terkait kasus tersebut. Dia menyebut Sertu MB kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Kami memohon maaf atas kejadian yang dilakukan oleh oknum ini dan kami berkomitmen tidak ada toleransi, akan kami lakukan sesuai aturan yang berlaku," kata Danny kepada wartawan, Jumat (1/5).
"Sementara ini kami masih melacak keberadaannya. Surat DPO sudah kami keluarkan dan seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian," pungkasnya.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
4

















































