Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua DPR RI Puan Maharani berharap pemerintah melakukan segala cara untuk membebaskan total 9 WNI yang ditangkap Israel dalam sepekan terakhir saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) menuju Gaza, Palestina.
Menurut Puan, pemerintah termasuk bisa melakukannya lewat Board of Peace, di mana Indonesia tergabung di dalamnya bersama Israel.
"Semua hal yang bisa dilakukan sebaiknya segera dilakukan oleh pemerintah untuk bisa segera membebaskan WNI yang ditawan oleh Israel," ujar Puan di kompleks parlemen, Kamis (21/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Puan, DPR mengecam langkah Israel dengan menangkap para WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Gaza. Dia pun mendesak agar para tahanan segera dibebaskan.
"Kami meminta agar segera dibebaskan WNI yang ditawan dan kami meminta pemerintah dan seluruh stakeholder untuk bisa secepatnya melakukan hal-hal yang diperlukan," katanya.
Mengutip AFP, Israel total telah menangkap 430 aktivis GSF, yang 9 di antaranya merupakan WNI dan mereka ditahan di pelabuhan Ashdod, Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam armada tersebut dan menyebut sebagai "skema jahat yang dirancang untuk mematahkan blokade Israel terhadap teroris Hamas di Gaza.
Sembilan WNI itu tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang menjadi bagian dari Global Sumud Flotilla (GSF). Armada GSF hendak berlayar ke Jalur Gaza, Palestina, untuk menembus blokade Israel dan mengirim bantuan kemanusiaan.
"Kalau info dari sekretariat GPCI, semua (relawan) dibawa ke pelabuhan Ashdod termasuk 9 WNI," kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang kepada CNNIndonesia.com, Rabu (20/5) malam.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
11
















































