Yogyakarta, CNN Indonesia --
Jenazah Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Lebanon akibat serangan Israel rencananya bakal dimakamkan di kampung halamannya, Kulon Progo, DIY.
Informasi itu disampaikan oleh Wakidi, Dukuh Ledok, Lendah, Kulon Progo, DIY berdasarkan keterangan pihak keluarga almarhum. Rumah duka Praka Farizal berlokasi di RT 17 Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, DIY.
Sementara, menurut Wakidi, jenazah almarhum sesuai rencana keluarga akan dikebumikan di Makam Nambangan, Ledok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan tadi dari Pak Babinsa kan tanya sama saya, ya saya tanya sama keluarga makamnya nanti di mana, di Makam Pahlawan atau di tempat umum? (Dijawab) umum," kata Wakidi saat ditemui di kediamannya, Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, DIY, Senin (30/3).
Menurut Wakidi, almarhum gugur meninggalkan seorang istri dan anak putri yang masih berusia dua tahun. Wakidi cukup mengenal sosok Praka Farizal ini.
Almarhum dikenal aktif di kegiatan lingkungan, termasuk aktivitas Karang Taruna setempat. Menurut Wakidi, almarhum mulai bergabung dengan TNI AD tahun 2017 dan sejak saat itu ia sudah bertugas di Aceh.
Wakidi terakhir berjumpa almarhum pada Lebaran 2025. Sedangkan pada idulfitri tahun ini, Farizal tidak pulang kampung.
"Saya ketemu di lapangan pas hari Idul Fitri itu. Cuma silaturahmi saja," bebernya.
Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma sementara telah membenarkan sosok prajurit yang gugur tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon.
Menurut Dyan, Farizal berasal dari Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, Aceh.
Dyan berujar, jenazah Farizal sekarang masih berada di Lebanon. Ia belum memperoleh informasi terbaru terkait pemulangan jenazah, demikian pula proses pemakamannya dari pihak keluarga.
"Karena almarhum gugur (saat bertugas) maka kita laksanakan upacara pemakaman militer," kata Dyan saat dihubungi, Senin.
Kabar gugurnya seorang anggota TNI ini sebelumnya dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres. Serangan oleh pasukan Israel itu terjadi di dekat Adchit Al Qusayr.
Dalam akun media sosial X resmi, Guterres menyampaikan kutukan keras atas serangan yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL tersebut.
(kum/ugo)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
10
















































