Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mencairkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) senilai Rp142 miliar untuk belasan ribu mahasiswa.
"Pemerintah DKI Jakarta juga telah mencairkan KJMU tahap pertama tahun 2026 kepada 15.825 mahasiswa," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dan merealisasikan alokasi anggaran yang cukup besar.
"Dengan nilai 142 Miliar 425 Juta Rupiah sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan tinggi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyesuaian kuota penerima pada pencairan kali ini merupakan hasil pemutakhiran data secara ketat terhadap kelayakan status hingga prestasi akademik mahasiswa.
"Dengan menyesuaikan jumlah penerima karena adanya mahasiswa yang lulus, cuti akademik, nilai akademik di bawah standar, meninggal dunia atau menerima kip kuliah," kata Pramono.
Sebelumnya pada tahun 2025, Pramono menargetkan penambahan penerima manfaat Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) menjadi 20 ribu orang pada 2026.
Ia menargetkan penambahan sekitar lima ribu penerima dari target jumlah penerima manfaat yang semula berjumlah 15 ribu orang.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan menjadi 20 ribu, sehingga ini secara signifikan akan berdampak bagi masyarakat warga Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/3/25).
(kna/fra)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4

















































