Gubernur Bali Buka Suara Soal Terduga Pencuri Ayam Tewas Dihajar Massa

6 hours ago 10

Bali, CNN Indonesia --

Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan aparat penegak hukum saat ini sudah menangani peristiwa terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD yang tewas karena dikeroyok massa di Kabupaten Tabanan, Bali.

Gubernur Koster mengatakan saat ini sudah ada lima tersangka yang diproses Polda Bali. 

"Yang lima orang sudah diproses oleh kepolisian," kata Koster usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkompinda Bali, di Gedung Kertha Sabha di Denpasar, Bali, Selasa (28/7) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koster meminta warga di Bali menjaga situasi desa masing-masing. Ia menekankan pencegahan terjadinya kriminalitas tidak perlu terlalu reaktif dan harus menjaga nilai kemanusiaan.

"Iya semua harus menjaga situasi di masing-masing desa, tidak perlu terlalu reaktif menurut saya, bahwa itu melakukan tindakan pencurian, iya. Tapi tentu saja kemanusiaan itu harus dijaga lebih dulu," ujarnya.

Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah daerah (Pemda) Buleleng, sudah melakukan upaya untuk membantu keluarga korban KD.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya sementara itu mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

"Sekarang masih dalam penanganan polisi. Sudah lima orang diamankan untuk proses lebih lanjut. Itu bisa berkembang, intinya kita mencari dan mengumpulkan barang bukti untuk membuktikan bahwa terjadi perbuatan pengeroyokan yang menyebabkan mati, itu saja," ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian Polres Tabanan, Bali, telah menetapkan lima orang tersangka, dalam kasus pengeroyokan seorang pria berinisial KD yang melakukan pencurian ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kelima tersangka masing-masing berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Peristiwa itu, terjadi pada Jumat (24/7). Korban berinisial KD dihakimi massa hingga tewas usai terpergok diduga mencuri ayam aduan.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, polisi saat ini menangani dua perkara sekaligus, yakni dugaan tindak pidana pencurian yang ditangani Polsek Baturiti serta dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional oleh Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7).

(kdf/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |