SOLOK – Pemerintah Kabupaten Solok bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, SE, dan Telkomsel meresmikan dua tower Base Transceiver Station (BTS) di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Minggu (23/8).
Dua tower BTS tersebut masing-masing berada di Jorong Talaok dan Jorong Taratak Teleng. Kehadiran infrastruktur telekomunikasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah yang sebelumnya masih menghadapi keterbatasan jaringan.
Peresmian tersebut dihadiri Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI H. Andre Rosiade, SE, jajaran Telkomsel, sejumlah kepala OPD, Camat Hiliran Gumanti, Walinagari Sariak Alahan Tigo, tokoh masyarakat serta warga setempat.
Walinagari Sariak Alahan Tigo menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan dua BTS tersebut. Menurutnya, akses komunikasi dan informasi kini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk pendidikan, pelayanan pemerintahan maupun aktivitas ekonomi.
Ia berharap pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat terus diperluas melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, pihak swasta dan masyarakat.
Bupati Solok Jon Firman Pandu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan hingga merealisasikan pembangunan dua tower BTS tersebut.
Menurutnya, pembangunan BTS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.
“Terima kasih Telkomsel atas perjuangannya yang selama ini ditunggu-tunggu dan dibutuhkan oleh masyarakat kita, ” ujar Jon Firman Pandu.
Bupati menegaskan, pemerataan akses telekomunikasi masih menjadi pekerjaan yang harus dilanjutkan. Sejumlah wilayah di Kabupaten Solok masih membutuhkan penguatan jaringan agar masyarakat dapat menikmati konektivitas secara lebih optimal.
“Masih terdapat daerah yang sinyalnya kurang kuat akan kita benahi dan mungkin dalam waktu dekat bersama Pak Haji Andre Rosiade akan bertemu dengan Pak Dirut kembali, ” ungkapnya.
Jon Firman Pandu mengatakan keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Luasnya wilayah dan banyaknya kebutuhan pembangunan membuat pemerintah daerah membutuhkan dukungan pemerintah pusat, DPR RI dan sektor swasta.
Karena itu, kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur digital di Kabupaten Solok.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan pembangunan dua tower BTS tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten Solok.
Aspirasi tersebut kemudian difasilitasi melalui komunikasi dengan pihak Telkomsel hingga akhirnya dapat direalisasikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi di Jorong Talaok dan Jorong Taratak Teleng.
“Alhamdulillah kita berhasil mewujudkan aspirasi masyarakat. Ini bisa terwujud berkat komitmen dari kita semua, masyarakat, Pak Bupati yang menyampaikan, dan kami sebagai anggota DPR RI yang berhasil meyakinkan Telkomsel, ” kata Andre.
Andre mengapresiasi Telkomsel yang telah bersedia memperluas jaringan hingga wilayah yang membutuhkan penguatan konektivitas.
“Kami sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra berhasil meyakinkan Telkomsel untuk mengeksekusi di ujung-ujung daerah, ” ujarnya.
Menurut Andre, pembangunan BTS bukan sekadar menghadirkan sinyal telekomunikasi, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan di era digital.
Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat mendukung komunikasi masyarakat, memperluas akses informasi, menunjang kegiatan pendidikan, memperlancar pelayanan pemerintahan hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Andre juga menyatakan kesiapan untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Dengan diresmikannya dua tower BTS tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok berharap konektivitas digital di Nagari Sariak Alahan Tigo dan wilayah sekitarnya semakin kuat.
Pemerintah daerah melalui perangkat terkait juga akan terus melakukan pendataan terhadap wilayah yang masih mengalami blank spot maupun jaringan yang belum optimal untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pemerintah pusat dan operator telekomunikasi.
Pemerataan jaringan telekomunikasi diharapkan menjadi bagian dari percepatan transformasi digital Kabupaten Solok, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan, informasi, layanan publik dan mengembangkan aktivitas ekonomi.

1 week ago
23

















































