SAR Bali: Sudah Tidak Ada Penumpang-ABK di KMP Putri Yasmin

2 hours ago 3

Denpasar, CNN Indonesia --

Berdasarkan pemantauan udara dan laut dilakukan Tim SAR gabungan Bali terkait kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari pemantauan tersebut, Kantor SAR Denpasar menyatakan dan sudah tidak ada penumpang atau anak buah kapal (ABK) di kapal KMP Putri Yasmin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini sudah melaksanakan operasi SAR pencarian terhadap KMP Putri Yasmin yang terbakar. Hari ini juga, kami sudah mengerahkan alut udara (alat utama helikopter) dari SGI Air Bali, yang kami laksanakan kurang lebih terbang 1 jam 40 menit yang kami laksanakan," kata Sidakarya, Rabu (12/8) siang.

Ia menerangkan dalam operasi SAR tersebut sudah melaksanakan pencarian baik melalui udara dan di laut.

Selain total 173 orang yang telah dievakuasi--ke Pelabuhan Padang Bai di Bali maupun ke Pelabuhan Lembar, Lombok-- tim SAR menyatakan sudah tidak ditemukan penumpang atau ABK di KMP Putri Yasmin atau di sekitar kapal tersebut.

"Sudah melaksanakan searching di atas kapal terbakar Putri Yasmin tersebut. Tetapi tidak melihat ABK-ABK yang masih ada di board kapal yang terbakar dan ada lima liferaft atau perahu karet tetapi tidak ada korban atau penumpang," kata Sidikarya.

"Dan kita melihat dengan liferaft-liferaft, kurang lebih ada 5 yang kita lihat di di atas permukaan. Tetapi tidak ada korban atau yang kita cari, dan nihil semuanya. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dalam misi kemanusiaan ini berjalan dengan aman dan lancar," sambungnya.

Sementara itu, per Rabu siang tadi, total sebanyak 173 korban dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat. Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda melaporkan jumlah korban yang terkonfirmasi telah dievakuasi di Posko SAR.

"Informasi sementara yang sudah terkonfirmasi ke posko SAR, total korban yang sudah dievakuasi berjumlah 173 orang," tulisnya melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu siang.

Wiswananda mengatakan seluruh korban dievakuasi menggunakan beberapa kapal yaitu KN SAR 220 Mataram, Portlink II, KAL Lembar, Yacht 'no comment', kapal Polairud, dan Yacht 'stell here'.

Sebanyak 59 korban, termasuk 1 Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dievakuasi menggunakan KN SAR 220 Mataram.

Lalu, sebanyak 35 korban dievakuasi dengan Portlink II dan 18 korban dievakuasi oleh KAL Lembar.

Yatch"no comment" juga turut mengevakuasi sebanyak 58 korban. Dari 58 korban tersebut, 24 korban (termasuk 1 WNA asal Australia) ditransfer menggunakan RBB, 25 korban ditransfer menggunakan Polairud, dan 9 korban ditransfer dengan RIB. Terakhir, Yatch "stellhere" juga telah mengevakuasi 3 korban.

Wiswananda mengatakan dari tiga yang dievakuasi ke Yatch 'steelhere' ada satu korban meninggal dunia.

Sebelumnya, KMP Putri Yasmin dilaporkan sedang menyeberang dari Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, menuju Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, NTB.

Sekitar pukul 04.39 WITA, Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, melaporkan kebakaran KMP Putri Yasmin ke Kantor SAR Mataram.

Mengutip daridetikBali, lokasi kejadian kebakaran kapal terjadi di perairan Pantai Sekotong, pada koordinat8°43'12.37"S-115°47'35.93"Edengan jarak lurus sekitar 16,84 Nautical Miles (Nm) dan heading 272,37 dari posisi RB 220 Mataram.

(kdf/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |