Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebakaran Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta tidak mengganggu keamanan data perpajakan maupun pelayanan publik. Seluruh data perpajakan disebut telah dicadangkan secara digital.
"Data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8).
Ia juga memastikan masyarakat tetap dapat mengakses pelayanan pemerintah meski aktivitas perkantoran di gedung tersebut terdampak kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan," tegasnya.
Namun, kebakaran turut berdampak pada sistem Traffic Management Control (TMC)/Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16. Sistem tersebut sebelumnya digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas secara otomatis di sejumlah persimpangan.
"Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual," jelasnya.
Untuk mengantisipasi gangguan arus lalu lintas, Pramono menginstruksikan Dishub DKI menambah personel di sejumlah titik. Pengaturan secara langsung di lapangan dilakukan selama sistem otomatis belum dapat difungsikan.
Kebakaran terjadi di gedung yang berada di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Api melanda lantai 11 hingga lantai 16 dan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (8/8).
Gedung tersebut digunakan sejumlah perangkat daerah, mulai dari Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), hingga Bank Jakarta. Sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) tercatat berkantor di gedung tersebut.
Sementara untuk aktivitas pemerintahan, ASN yang berkantor di Gedung Dinas Teknis Bapenda akan menerapkan sejumlah skema kerja sementara. Mereka dapat bekerja dari rumah secara bergantian atau work from home (WFH), berkantor di suku dinas wilayah kota, maupun menggunakan aset lain milik Pemprov DKI.
Adapun penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Pemprov DKI berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui sumber dan penyebab pasti kebakaran.
Pramono juga memastikan Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta yang berada di Jalan Abdul Muis telah diasuransikan.
"Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa," ucapnya.
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)

1 hour ago
7

















































