Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto melantik Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH).
Acara pelantikan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Lewat pelantikan tersebut, Jumhur bakal menggantikan Hanif Faisol yang kini ditugaskan Prabowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumhur sendiri tercatat malang melintang sebagai aktivis di kelompok buruh. Ia diketahui pernah mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo).
Ia kemudian tercatat terlibat dalam beberapa organisasi buruh lain seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.
Jumhur pernah dipercaya oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI. Posisi itu diemban Jumhur selama 7 tahun sejak 2007 hingga 2014.
Dalam Pemilu Presiden 2014, Jumhur kemudian beralih menjadi relawan Joko Widodo sebagai Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM). Namun sikap politiknya berbeda di tahun 2019 dengan mendukung Prabowo.
Pada 2020, Jumhur yang merupakan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong.
Ia terjerat kasus pidana setelah mengunggah pendapatnya di akun Twitter atau X yang mengkritik pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang pada 7 Oktober 2020.
Jumhur menyebut RUU Cipta Kerja diterbitkan untuk primitive investor dan pengusaha rakus. Ia kemudian divonis 10 bulan penjara dalam kasus tersebut.
(tfq/isn)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3
















































