Penculik Lansia di PIK Ajak Satpam Tempat Fitnes Saat Beraksi

4 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap pria inisial CW (31) yang diduga otak penculikan pria lansia berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara (Jakut) merupakan seorang trader.

"Pekerjaannya wiraswasta, trading," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra saat dihubungi, Senin (15/6).

Dalam penculikan itu, CW mengajak rekannya FAP (26). Keduanya diketahui berkenalan di sebuah tempat fitnes, di mana FAP bekerja sebagai petugas keamanan di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku kedua, petugas keamanan yang jaga tempat gym," ucap Agta.

Agta turut membeberkan dalam aksinya CW juga menjanjikan pekerjaan hingga mobil kepada FAP jika berhasil melakukan aksi penculikan tersebut.

"Mau dijanjikan, dipekerjakan sama dia, mau dikasih mobil," ujarnya.

Di sisi lain, Agta turut mengungkapkan penculikan itu direncanakan CW lantaran dendam buntut hubungannya dengan anak korban tak direstui.

Disampaikan Agta, korban menolak hubungan tersebut lantaran pelaku CW sudah memiliki anak dan istri.

"Diduga karena masalah asmara atau hubungan yang tidak direstui oleh korban. Tersangka CW selaku otak pelaku ingin membawa dan bertemu secara langsung dengan korban untuk kepentingan pribadi yang berkaitan dengan saudari CKH, anak dari korban. Karena adanya penolakan hubungan dari keluarga korban," tutur dia.

Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Keduanya dijerat Pasal 17 KUHP dan atau Pasal 18 KUHP juncto Pasal 450 KUHP dan Pasal 471 KUHP.

(dis/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |