Masuk Tahun ke-2, Prabowo Sebut Momentum Pas Reshuffle Lagi

6 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengatakan tahun kedua kepemimpinannya ini menjadi momentum yang pas jika hendak melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih.

Ia mengatakan dua tahun kepemimpinan ini sudah menjadi waktu yang cukup bagi jajarannya untuk menunjukkan kapabilitas mereka.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya, dan sebagainya," ucap Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab Jumat (18/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan itu dalam merespons pertanyaan apakah momentum menjelang dua tahun kepemimpinannya ini jadi momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet.

Prabowo mengatakan ia senantiasa mengevaluasi secara terus menerus kinerja jajarannya.

Ia pun menyebut bahwa timnya telah bekerja sangat baik.

Prabowo mencontohkan salah satunya adalah target swasembada pangan yang dicapai dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan target yang dipatok.

Ia menyebut menargetkan empat tahun mencapai swasembada pangan, namun Kementerian Pertanian mampu mencapainya hanya dalam waktu satu tahun.

Prabowo pun mengatakan kalaupun ada reshuffle, maka alasannya bisa sangatlah beragam.

"Jadi kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain untuk promosi orang, tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin dia enggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar," ujar dia.

Selama kepemimpinannya sejak Oktober 2024 lalu, Prabowo sendiri telah beberapa kali melakukan reshuffle kabinet.

Teranyar, Prabowo baru saja mengganti posisi Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026.

Kursi Menkeu yang sebelumnya dijabat Purbaya Yudhi Sadewa kini digantikan oleh Suahasil Nazara yang merupakan Wamenkeu Purbaya.

(mnf/fra)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |