Adies Takkan Ikut Tangani Perkara Terkait Golkar di MK

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Hakim Konstitusi Adies Kadir menyatakan tidak akan menangani perkara yang berkaitan dengan Partai Golkar.

Ia mengatakan siap mundur dari panel perkara tersebut jika memang dinilai berpotensi atas konflik kepentingan dengan partai lamanya itu.

"Ya, kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar," kata Adies di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adies juga menyampaikan bahwa ada aturan di MK yang mengatur bahwa hakim terkait akan mundur jika ada potensi konflik kepentingan.

Pada hari ini, Adies resmi menjabat sebagai hakim konstitusi. Ia menggantikan Hakim Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.

Adies membacakan sumpah jabatannya di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2).

Adies sendiri merupakan Waketum Partai Golkar. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar.

Namun, ia disebut telah keluar dari Partai Golkar, bahkan sebelum ditetapkan menjadi calon hakim konstitusi.

Proses pencalonan Adies menjadi hakim MK tak lepas dari sorotan. Salah satunya, fit and proper test oleh Komisi III DPR yang digelar secara singkat.

Agenda tersebut juga tak masuk dalam jadwal rapat harian yang dirilis DPR pada Senin (26/1).

Rapat digelar usai Komisi III menggelar dua rapat secara maraton bersama Kapolri dan Komisi Yudisial mulai pukul 9.00 WIB. Usai dua rapat itu, Komisi III langsung menggelar fit and proper test sekaligus pleno penetapan Adies.

Rapat tersebut hanya digelar sekitar 20 menit yang diawali dengan pemaparan makalah sekitar 10 menit oleh Adies, disambung permintaan persetujuan dari delapan fraksi selama 10 menit.

Tak ada pendalaman yang dilakukan masing-masing anggota yang hadir dalam rapat. Usai pemaparan, masing-masing perwakilan fraksi langsung diminta persetujuan soal usulan Adies.

Sebanyak delapan fraksi secara bulat menyetujui Adies sebagai calon hakim MK pengganti Arief. Usai penetapan, anggota Komisi III DPR, Safaruddin mengungkap alasan rapat fit and proper test digelar secara singkat.

(mnf/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |